Hukum  

Klarifikasi Mohan Hazian Terkait Tuduhan Pelecehan, Kalimat Kontradiktif Jadi Sorotan

Klarifikasi Mohan Hazian yang Dinilai Kontradiktif

Dokter Tirta, seorang influencer kesehatan dan olahraga, memberikan komentar terkait pernyataan tertulis dari Mohan Hazian yang bertujuan untuk mengklarifikasi tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. Pernyataan ini menimbulkan berbagai reaksi dari publik, termasuk penilaian bahwa isi pernyataan tersebut kontradiktif.

Tuduhan yang Muncul

Tuduhan terhadap Mohan Hazian muncul setelah sebuah akun media sosial mengunggah utas yang mengaku pernah dilecehkan oleh pemilik brand fashion dengan inisial M. Meski nama tidak disebut secara langsung, banyak orang langsung menghubungkan isu ini dengan Mohan Hazian. Sebelumnya, Mohan sempat mengumumkan akan menggelar konferensi pers pada tanggal 10 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk menjelaskan situasi ini. Namun, rencana itu batal dan diganti dengan pernyataan tertulis.

Penjelasan Mohan Hazian

Dalam klarifikasinya, Mohan Hazian membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menyatakan bahwa ia bukan seorang pemerkosa dan tidak pernah memperkosa siapa pun. Namun, ia juga mengakui pernah melakukan kesalahan di masa lalu yang melibatkan perempuan lain. Ia menyebutnya sebagai kekhilafan pribadi yang berdampak pada istri dan anaknya.

“Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya. Itu kesalahan saya sepenuhnya dan menjadi tanggung jawab pribadi saya,” ujar Mohan Hazian.

Kritik dari Dokter Tirta

Dokter Tirta menilai pernyataan Mohan tidak konsisten dan kontradiktif. Ia menyoroti penggunaan kata “khilaf” dalam pernyataan tersebut, yang dinilai membingungkan. Menurutnya, istilah tersebut perlu diperjelas apakah Mohan benar-benar mengakui kesalahan atau hanya merasa bersalah karena alasan tertentu.

“Hal yang terjadi di Mohan ini membuat scene industri streetwear fasyun lokal ke depannya potensi menjadi ga nyaman. Pernyataan khilaf ini yang harus diperjelas. Berarti ‘mengaku ada dan khilaf’ atau gmana?” tulis Dokter Tirta di X.

Selain itu, Dokter Tirta juga menyinggung sikap lingkaran pertemanan Mohan yang dinilai tidak tegas dalam mendukung korban. Ia menilai bahwa circle Mohan cenderung membawa-bawa kasus lama, seperti kasus Gofar Hilman, sebagai alasan mereka netral.

Menurut Dokter Tirta, sikap ini justru menunjukkan masalah yang lebih besar di lingkaran pergaulan Mohan. Ia menyebut sebagian besar circle itu berasal dari kalangan owner brand lokal dan influencer di skena fashion. Hal ini membuatnya merasa bahwa para owner brand lokal menjadi enabler dalam kasus-kasus serupa.

Respons Netizen

Pernyataan Dokter Tirta mendapat respons positif dari banyak warga net. Banyak yang setuju dengan pendiriannya bahwa dalam situasi seperti ini, seseorang harus mendukung korban terlebih dahulu. Ia juga menegaskan bahwa alasan apapun tidak bisa dijadikan pembenaran untuk tindakan yang melanggar batas dan merugikan orang lain.

Perusahaan Mengambil Langkah

Sebelumnya, diberitakan bahwa Mohan Hazian telah mengunggah video klarifikasi di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia membantah seluruh tuduhan pelecehan seksual yang diarahkan kepadanya dan mengaku sangat terdampak secara pribadi maupun profesional.

Di sisi lain, pihak brand Thanksinsomnia telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Mohan tidak lagi aktif dalam kepemilikan maupun operasional brand tersebut sejak 9 Februari 2026. Penerbit Shira Media juga menghentikan seluruh aktivitas komersial terkait buku karya Mohan.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?