Penyidikan Richard Lee di Polda Metro Jaya
Richard Lee, seorang dokter kecantikan yang kini berstatus tersangka, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada hari Kamis (19/2/2026). Proses pemeriksaan ini dilakukan setelah upaya Richard untuk membatalkan status tersangkanya melalui praperadilan gagal. Ia hadir didampingi kuasa hukumnya dan menghabiskan sekitar 12 jam dalam proses penyidikan tersebut.
Setelah selesai diperiksa, Richard sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada para awak media yang telah menantinya. Ia menyebutkan bahwa ia tidak ingin memberikan pernyataan lebih lanjut, namun merasa sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan selama Ramadan.
“Makasih banget ya dengan kalian semuanya. Sebenarnya aku nggak mau kasih statement, tapi kalian dari pagi sampai malam sudah di sini. Apalagi ini bulan Ramadan juga, luar biasa banget. Terima kasih ya semuanya,” ujar Richard Lee.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah menyelesaikan kewajibannya untuk memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik. Menurutnya, proses pemeriksaan berjalan lancar dan Kepolisian Indonesia dinilainya profesional serta ramah.
“Saya baru saja selesai melaksanakan kewajiban saya untuk memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya tentang produk yang saya jual. Sudah saya jelaskan semuanya tadi di dalam. Luar biasa banget Kepolisian Indonesia sangat profesional dan juga enak ya Bang tadi di dalam ya,” katanya.
Richard juga menyebutkan bahwa ia diberi kesempatan untuk berbuka puasa selama proses pemeriksaan. Ia mengungkapkan rasa terharu atas perlakuan tersebut dan menyatakan bahwa ia memberikan penjelasan yang sejujur-jujurnya.
“Apakah karena aku dikasih buka (puasa) juga tadi? Baik banget, aku terharu sih. Dan aku sudah kasih apa ya, penjelasan yang sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya,” ucap Richard.
Lebih lanjut, Richard menegaskan bahwa semua produk yang ia jual legal dan memiliki izin BPOM. Ia menekankan bahwa tidak pernah menjual produk yang tidak berizin atau membahayakan masyarakat.
“Sekali lagi semua produk yang saya jual legal dan BPOM, dan diproduksi sesuai dengan ketentuan. Saya nggak pernah jualan produk yang tidak berizin dan juga membahayakan masyarakat,” tegas Richard Lee.
Terkait pemeriksaan, Richard memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh. Ia menyatakan bahwa hal tersebut sudah masuk ke dalam pokok perkara dan ia percaya bahwa kebenaran akan terungkap tanpa perlu melakukan serangan atau menjatuhkan orang lain.
“Di luar dari itu saya nggak akan kasih statement karena itu sudah masuk ke pokok perkara. Saya percaya dengan Kepolisian Indonesia dan saya percaya kebenaran itu akan seperti cahaya tanpa perlu kita teriak-teriak dan menjatuhkan orang lain. Makasih ya semuanya,” ujarnya.
Doktif Mengawasi Proses Hukum Terhadap Richard Lee
Dokter Samira Farahnaz, atau yang dikenal sebagai Doktif, mengaku sempat bertemu dengan Richard Lee di Polda Metro Jaya. Ia datang untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai aturan. Saat bertemu, Doktif menyebut bahwa Richard Lee tampak panik dan wajahnya terlihat pucat.
“Dia kelihatan panik, pucat, kusut ya, memang terlihat orang yang stres aja,” beber Doktif.
Meskipun mengakui bahwa ia tidak merasa kasihan kepada Richard Lee, Doktif tetap menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan dengan semestinya. Ia juga menyebut bahwa Richard Lee diduga melakukan kecurangan dengan menjual produk kecantikan yang dinilai berbahaya.
“Pada saat dia menikmati uang dari masyarakat apakah dia memikirkan uang itu dicari dengan susah payah. Tapi ternyata buktinya zonk, jadi nggak ada masalah kasihan, hukum harus tetap ditegakkan,” tutur Doktif.
Perseteruan Doktif dan Richard Lee
Perseteruan antara Doktif dan Richard Lee berawal dari konten yang sering diunggah oleh Doktif mengenai produk kecantikan. Ia menuduh beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim atau penipuan kandungan bahan. Hal ini membuat Richard Lee melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik.
Sebaliknya, Doktif juga melaporkan Richard Lee atas dugaan berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen. Mantan karyawan Richard Lee kemudian memberikan kesaksian kepada Doktif mengenai dugaan praktik produksi skincare yang tidak sesuai aturan.
Meski sempat ada upaya mediasi dan diskusi, kedua belah pihak menyatakan tidak ada lagi kata damai dan memilih menyelesaikan masalah melalui jalur hukum.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”












